Pabrikan otomotif legendaris asal Maranello, Italia, yang biasanya menjadi kiblat desain supercar dunia, kini justru tengah berada di posisi sulit. Ferrari mendadak panen serangan dan hujatan masif di internet setelah resmi meluncurkan mobil listrik (electric vehicle) pertama mereka: Ferrari Luce EV.
Peluncuran ini langsung memicu amarah publik, termasuk dari para Tifosi (fans fanatik Ferrari). Komunitas otomotif global kompak melayangkan komplain keras karena wujud Luce EV dinilai sama sekali tidak mencerminkan aura magis dan garang khas Il Cavallino Rampante (si kuda jingkrak).
Eks Bos Ferrari Meradang: “Pabrikan China Pun Ogah Tiru!”
Kritik paling menohok datang dari mantan petinggi nomor satu Ferrari sendiri, Luca Di Montezemolo. Sosok yang berjasa besar membangun kejayaan masa lalu Ferrari ini mengaku sangat kecewa dan sedih melihat arah kiblat desain terbaru mantan perusahaannya.
Menurut Montezemolo, saking buruknya estetika Luce EV, produsen mobil asal China—yang biasanya gemar meniru mobil Eropa—dipastikan tidak akan sudi menyontek desain tersebut.
“Kita sedang berada dalam risiko menghancurkan sebuah legenda. Setidaknya, ini jelas mobil yang tidak akan ditiru oleh orang-orang China,” sindir Montezemolo tajam, seperti dikutip dari Politico, Jumat (29/5/2026).
Saking geramnya, Montezemolo bahkan meminta Ferrari untuk mencopot logo kuda jingkrak dari bodi Luce EV karena dianggap tidak layak menyandang identitas sakral tersebut.
Menteri Transportasi Italia: Apa Kata Enzo Ferrari Kalau Masih Hidup?
Gelombang penolakan tidak berhenti di industri otomotif. Pemerintah Italia melalui Menteri Transportasi, Matteo Salvini, ikut turun tangan menyuarakan kekecewaan mendalam atas estetika Luce EV yang dianggap merusak reputasi seni desain Italia.
Salvini mempertanyakan letak nilai inovasi dari mobil listrik yang dibanderol dengan harga selangit tersebut.
“Bentuknya sama sekali tidak terlihat seperti Ferrari. Dan ini yang mereka sebut ‘inovasi’? Saya jadi bertanya-tanya, apa yang akan dikatakan sang pendiri, Enzo Ferrari, jika melihat mobil ini sekarang?” cetus Salvini.
Kontras dengan Masa Kejayaan Desain Ferrari
Hujatan ini menjadi ironi terbesar dalam sejarah Maranello. Selama puluhan tahun, siluet bodi Ferrari selalu menjadi rujukan utama bagi produsen otomotif global, baik dari Jepang, Amerika Serikat, hingga China.
Beberapa mobil legendaris di bawah ini terbukti pernah mendesain produk mereka dengan mengambil inspirasi kuat (atau bahkan meniru) guratan magis Ferrari:
-
Toyota MR2 & Pontiac Fiero (Kerap dijuluki Ferrari versi terjangkau)
-
Geely Beauty Leopard
-
Shuanghuan Auto SSC Noble
Namun kini, kehadiran Luce EV justru membalikkan semua reputasi tersebut, memicu perdebatan panas apakah era keemasan desain estetika tinggi Ferrari telah resmi berakhir di era elektrifikasi.