Mengonsumsi kurma saat berbuka puasa atau sebagai camilan sehat harian memang sangat dianjurkan. Namun, sebagai buah dengan kandungan gula alami yang tinggi, kurma tetap bisa mengalami kerusakan atau kedaluwarsa jika tidak disimpan dengan benar.
Agar manfaat kesehatannya tetap optimal, Anda perlu waspada. Berikut adalah ciri-ciri kurma yang sudah tidak layak dikonsumsi yang perlu Anda kenali:
1. Perubahan Warna yang Drastis
Kurma biasanya memiliki warna cokelat muda hingga cokelat gelap yang mengilat atau matte tergantung jenisnya. Jika Anda menemukan bercak-bercak putih yang terlihat berbulu atau seperti kapas, itu adalah jamur.
Jangan tertukar dengan “kristal gula”. Kadang kurma mengeluarkan bercak putih berupa kristal gula karena suhu dingin. Bedanya, kristal gula tidak berbau dan tidak berbulu, sedangkan jamur terasa lembek dan berbau apek.
2. Aroma Masam yang Menyengat
Kurma yang segar memiliki aroma manis yang lembut dan alami. Jika saat kemasan dibuka tercium aroma masam, tajam, atau seperti bau alkohol (fermentasi), itu pertanda kurma sudah mulai membusuk. Hal ini terjadi karena kandungan gula di dalamnya bereaksi dengan kelembapan udara.
3. Tekstur yang Terlalu Lembek atau Berlendir
Secara alami, kurma memang kenyal. Namun, ada batas wajar untuk tekstur tersebut. Kurma yang sudah rusak biasanya akan terasa sangat lembek, lengket yang tidak wajar, atau bahkan berlendir. Ini menunjukkan adanya aktivitas bakteri atau proses pembusukan dari dalam daging buah.
4. Kehadiran “Tamu Tak Diundang” (Serangga/Kutu)
Karena manis, kurma adalah daya tarik utama bagi serangga kecil jika pengemasannya tidak rapat. Periksa bagian dalam kurma dengan membelahnya. Jika ditemukan bubuk cokelat menyerupai pasir, ulat kecil, atau kutu, segera buang.
Bubuk tersebut biasanya adalah kotoran serangga yang masuk ke dalam buah saat proses pengeringan atau penyimpanan yang buruk.
5. Rasa yang Berubah Tajam
Jika secara visual terlihat oke namun Anda masih ragu, cobalah sedikit. Kurma yang tidak layak akan memberikan sensasi pahit di lidah, rasa masam yang kuat, atau rasa yang terlalu hambar. Jika rasa manis alaminya hilang dan berganti rasa aneh, jangan diteruskan untuk memakannya.
Tips Menyimpan Kurma Agar Awet:
-
Wadah Kedap Udara: Pastikan kurma disimpan di wadah tertutup rapat untuk menghindari kontaminasi kutu dan kelembapan.
-
Simpan di Lemari Es: Untuk penggunaan jangka panjang (lebih dari 6 bulan), simpan kurma di dalam kulkas atau freezer. Suhu dingin akan menjaga kadar gula tetap stabil dan menghambat pertumbuhan jamur.
-
Cuci Sebelum Dimakan: Beberapa jenis kurma curah mungkin terpapar debu selama proses pengolahan, mencucinya dengan air mengalir (lalu dikeringkan) adalah langkah higienis yang baik.