JABAR — Ribuan anggota Gerakan Cinta Prabowo (GCP) memadati Apel Akbar yang digelar di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (9/8/2026). Dalam apel tersebut, GCP menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan membela Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menyerukan seluruh jajaran pembantu presiden agar solid, tegak lurus, dan mengutamakan pelayanan kepada rakyat.
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H. Kurniawan, dalam orasinya menegaskan bahwa loyalitas GCP terhadap Presiden Prabowo tidak akan pernah surut, apa pun kondisi yang dihadapi ke depan. Ia menyebut organisasinya akan selalu berada di barisan terdepan untuk membela kepala negara.
“GCP selalu pasang badan bela Presiden Prabowo, tidak pernah luntur, namanya pejuang tidak mundur. GCP selalu setia,” ujar Kurniawan di hadapan massa yang hadir dalam apel tersebut.
Kurniawan menegaskan bahwa kesetiaan merupakan nilai yang paling dijunjung tinggi oleh organisasinya. Ia menyebut sikap tersebut sebagai fondasi utama gerakan yang dipimpinnya dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Lebih jauh, ia menyinggung pihak-pihak yang dianggap sebagai ancaman bagi bangsa. Menurutnya, kelompok oligarki hitam dan para koruptor merupakan musuh bersama yang harus dilawan karena dinilai telah mengkhianati kepentingan negara. “Dan musuh kita adalah oligarki hitam dan koruptor, mereka penghianat bangsa,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kurniawan turut menyoroti situasi geopolitik global yang menurutnya tengah berada dalam kondisi tidak stabil. Ia menilai, di tengah dinamika tersebut, persatuan nasional menjadi kunci utama agar agenda pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Ia menyebut tujuan akhir dari persatuan itu adalah terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur, sebagaimana cita-cita besar bangsa Indonesia.
“Apa itu menuju masyarakat adil dan makmur,” ungkapnya di hadapan para peserta apel.
Pada bagian akhir orasinya, Kurniawan mengajak seluruh elemen GCP untuk terus mengawal dan menjaga Presiden Prabowo dari pihak-pihak yang dinilai bekerja demi kepentingan asing. Ia menuding adanya kelompok yang selama ini disebutnya berupaya menggerogoti kekayaan alam Indonesia.
“Kita kawal Presiden Prabowo, kita jaga Prabowo dari para pengusik yang berkerja untuk kepentingan asing, yang mereka telah lama mereka Londo Ireng menggerogoti kekayaan alam Indonesia,” tegasnya.
Apel Akbar yang berlangsung di Sukabumi tersebut menjadi salah satu rangkaian konsolidasi Gerakan Cinta Prabowo dalam menegaskan dukungan politiknya kepada Presiden Prabowo Subianto, sekaligus menjadi ajang penyampaian sikap organisasi terhadap sejumlah isu nasional, mulai dari pemberantasan korupsi hingga kedaulatan sumber daya alam.


