JAKARTA – Gelandang Kanada Ismael Koné mengalami cedera kaki yang sangat serius dalam laga Grup B Piala Dunia 2026 melawan Qatar setelah menerima tekel keras di awal babak kedua yang membuat pertandingan berubah drastis, Jumat (18/6/2026) dini hari WIB.
Insiden terjadi saat Kanada menang telak 6-0 ketika pemain Qatar Assim Madibo melakukan tekel dari belakang yang langsung berujung kartu merah setelah wasit meninjau ulang pelanggaran tersebut.
Pertandingan semakin panas karena reaksi keras para pemain dan staf Kanada termasuk pelatih Jesse Marsch yang mempertanyakan keputusan wasit sebelum akhirnya hukuman kartu merah dikonfirmasi.
Koné yang kini bermain bersama bek Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo, harus ditandu keluar lapangan dengan penyangga udara di kaki kirinya dan dilarikan ke rumah sakit, sementara ia masih sempat melambaikan tangan ke penonton yang meneriakkan namanya di stadion.
Pelatih Jesse Marsch mengungkapkan bahwa dirinya “mendengar suara tulang patah” dan memastikan bahwa Koné segera menjalani operasi setelah dilarikan ke rumah sakit.
Di level klub, Koné yang pernah bermain di Marseille dan Rennes disebut memiliki nilai transfer sekitar £15 juta (sekitar Rp300 miliar) atau US$20 juta (sekitar Rp320 miliar) yang mencerminkan statusnya sebagai gelandang muda potensial Eropa.
Gelandang berusia 24 tahun itu baru saja merayakan ulang tahunnya dan kini menghadapi masa pemulihan panjang yang berpotensi mengganggu karier internasionalnya bersama Kanada.
FIFA menegaskan Kanada tidak dapat mengganti Koné dalam daftar skuad karena aturan pergantian pemain hanya berlaku sebelum turnamen dimulai kecuali untuk posisi penjaga gawang.***