BALI – Petugas Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Celukan Bawang bersama Posmat Sangsit dan Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah seorang korban yang terseret arus air deras di Kabupaten Buleleng, Bali. Korban bernama Made Serina (59), warga Kecamatan Sukasada, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (12/1/2026) pukul 17.20 WITA.
Peristiwa bermula saat korban dilaporkan jatuh ke saluran irigasi berarus deras sejak pagi hari. Insiden tersebut diduga terkait kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban terseret arus hingga sekitar tiga kilometer dari titik awal. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan peningkatan debit air secara signifikan, sehingga menyulitkan proses pencarian.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, prajurit TNI AL segera bergerak ke lokasi dan bergabung dengan Tim SAR Gabungan. Operasi pencarian dilakukan secara intensif menyusuri aliran sungai dengan mengutamakan keselamatan personel, mengingat medan yang cukup ekstrem dan arus air yang kuat.
Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerja sama cepat antara TNI AL, Tim SAR Gabungan, serta masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI AL merupakan bagian dari tugas pokok dalam membantu masyarakat, khususnya pada situasi darurat dan kegiatan kemanusiaan.
“Kerja sama yang solid dan cepat dari seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan dalam upaya pencarian ini,” ujar Kolonel Cokorda.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut dan penanganan oleh pihak berwenang. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan arus air deras selama musim hujan, terutama di kawasan saluran irigasi dan sungai yang rawan banjir bandang.
Keterlibatan TNI AL dalam misi kemanusiaan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, yang menekankan komitmen TNI AL untuk selalu hadir dan mendukung masyarakat dalam penanggulangan musibah dan bencana.
Operasi SAR resmi ditutup setelah jenazah berhasil dievakuasi. Pihak keluarga serta masyarakat sekitar menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut.