Kabar duka yang luar biasa memilukan datang dari panggung musik keras internasional. Band unit nu-metal potensial asal Venezuela, Van Der Dijs, dilaporkan kehilangan seluruh personelnya sekaligus dalam sebuah tragedi maut.
Langkah dan mimpi band yang sedang bersemangat menggarap karya-karya baru ini terhenti selamanya akibat gempa bumi hebat yang mengguncang negara tersebut pada 24 Juni lalu. Peristiwa ini menjadi tamparan keras sekaligus duka mendalam bagi komunitas musik underground global.
Kronologi Tragis: Terjebak di Bawah Reruntuhan Studio
Nahasnya takdir menjemput keempat musisi ini saat mereka sedang melakukan hal yang paling mereka cintai: bermusik.
Keempat personel Van Der Dijs saat itu tengah berkumpul di dalam studio untuk melakukan sesi latihan berkala.
Tanpa diduga, guncangan gempa bumi dahsyat melanda wilayah tersebut. Struktur bangunan studio yang tidak kuat menahan beban guncangan langsung roboh seketika.
Keempat personel terjebak di bawah puing-puing berat. Setelah melakukan pencarian intensif, petugas penyelamat di lokasi melaporkan bahwa tidak ada satu pun anggota band yang berhasil selamat dari musibah runtuhnya gedung tersebut.
Kenangan Terakhir dan Warisan yang Abadi
Menyusul kabar duka ini, sebuah video tribut yang diunggah di media sosial Instagram langsung viral. Video tersebut menampilkan potongan momen berharga yang kini resmi menjadi kenangan terakhir mereka—memperlihatkan energi magis luar biasa saat mereka menghentak panggung, serta kehangatan canda tawa antar-personel di balik layar.
Selama berkarier, Van Der Dijs dikenal sebagai band yang cukup vokal menyuarakan isu sosial dan memiliki basis penggemar yang sangat loyal di kancah musik bawah tanah Amerika Latin. Kepergian seluruh anggotanya secara bersamaan menorehkan sejarah kelam yang tidak akan pernah dilupakan di Venezuela.